Menentukan Support dan Resistance
Bagaimana dengan pelajaran kemaren... Apakah sudah praktek ato masih pusink... heheee...
Jangan menyerah dicoba dan dicoba lagi saja karena memang seorang TA'ers ga da yg lg lahir langsung bisa.. Semua diawali oleh sebuah proses LATIHAN yg konsisten..
Sekarang kita masuk ke materi selanjutnya yaitu cara menentukan support dan resistance..
Ada 4 (empat) cara menentukan Support & Resistance yaitu :
1. Support dan Resistance Horizontal
Ini adalah cara yang paling sederhana. Cara menentukannya cukup dengan menarik garis horizontal secara manual dari titik tertinggi/terendah dr pergerakan harga sebelumnya...
Tapi jangan anggap sepele metode ini karena hingga hari ini metode menarik garis manual seperti ini masih banyak digunakan oleh analis teknikal kawakan.
Sekarang mari perhatikan gambar berikut, terlihat pergerakan harga selalu terhambat naik pada resistance dan tertahan turun pada support.. Kira2 fungsi penggunaannya seperti gambar tersebut..
2. Simple Moving Average
Apakah indikator Moving Average? Indikator ini biasa dipakai untuk melihat trend pergerakan harga. Namun apabila kita menggunakan periode yang lebih besar maka MA dapat digunakan sebagai garis Support atau Resistance harga. Dan kelebihannya dibandingkan dengan S/R horizontal, lebih bersifat dinamis mengikuti pergerakan harga. Mantap bukan?
Mari kita lihat penggunaan MA dalam menentukan support dan resistance..
Gambar diatas menggunakan MA 50.. Terlihat pergerakan harga menari-nari diatas MA tsb sampai suatu ketika terpleset dan mengalami patah tulang... heheee... apaan seh... Kira2 gitu deh cara bikin garis MA, nanti kita bahas lebih detail dan langsung praktek. Disini yg penting kita mengenal dulu saja...
3. Fibonacci Retracement.
Fibonacci Retracement merupakan salah satu jenis Fibonacci. Hampir semua varian dari Fibonacci Analysis memang bertujuan untuk mengetahui titik Support dan Resistance dari pergerakan harga. Kali ini kita hanya akan membahas Fibonacci Retracement.
Cara menarik garis fibo adalah dengan menentukan titik tertinggi dan terendah dari suatu swing terlebih dahulu.. kemudian menarik garis fibo dari titik terendah ke titik tertinggi atau sebaliknya sama saja..
Fibonacci Retracement yang digunakan dapat berupa harga High Close atau harga pada titik Close. Perhatikan gambar dan video berikut ini:
Video klik disini
Dalam kondisi tertentu, titik support dan resistance dapat ditembus oleh pergerakan harga. Memang sulit untuk menembus dinding-dinding Support dan Resistance yang telah terbentuk. Saat penjual menang dan pembeli sedikit, tentu saja harga dapat kembali terus turun meskipun sudah mencapai titik supportnya. Ketika harga menembus titik support dan resistance maka akan terbentuk titik support dan resistance yang baru. Titik support yang tertembus akan menjadi titik ressistance dan setelah itu akan terbentuk titik support terbaru.
4. Pivot Points
Trader profesional menggunakan pivot points untuk mengidentifikasi level support dan resistance.
Pivot point biasanya sangat berguna untuk trader yang menggunakan short-term dimana mereka mencari keuntungan dari pergerakan kecil harga.
Pivot point dapat digunakan oleh range-bound trader maupun breakout trader. Range-bound trader menggunakan pivot point untuk mengidentifikasi reversal point. Breakout trader menggunakan pivot point untuk mengenali level kunci yang diperlukan untuk menjadi breakout yang sebenarnya.
Akhirnya beres juga bikin bahannya... heheee....
Sampai hari kedua ini kita masih membahas hal2 yg sifatnya teoritis, hal2 yg saya bahas tsb harus kita pahami dahulu sebelum nanti kita trial n error (praktek) dari setiap indikator spt MA, Stoch dll..
Jangan terburu-buru yah...
"Yg terpenting dari seorang trader adalah dasar-dasar TA nya bukan pengetahuan advancenya..."
Selamat Belajar...
JsxSniper
FB : Jsxsniper
tw : @jsxsniper



No comments:
Post a Comment